Showing posts with label Al-quran. Show all posts
Showing posts with label Al-quran. Show all posts

Thursday, 2 April 2015

Keutamaan Membaca Surah Yasin

Keutamaan Membaca Surah Yasin - Sesungguhnya membaca surat yasin sangat berguna untuk kebaikan dunia akhirat. Jagalah dan bacalah SURAT YASIN di kala anda sedang sedih maupun senang, karna surat yasin penyejuk hati banyak khasiat dan keutamaan mambaca surat yasin.

Surah Yasin
Keutamaan Membaca Surah Yasin
Sesungguhnya setiap sesuatu ada hatinya, dan sesungguhnya hati al Quraan adalah (Yaasin), barang siapa yang membacanya; seolah-olah dia telah membaca al Qur`aan sepuluh kali.” Hadits ini dikeluarkan oleh at Tirmidziy (4/46).

Keutamaan Surat Yasin, Khasiat Surat Yasin
Ad Daarimiy (2/456) dari jalan Humeid bin `Abdirrahman dari al Hasan bin Shoolih dari Haarun Abi Muhammad dari Muqaatil bin Hibbaan dari Qataadah dari Anas marfuu`an. Berkata at Tirmidziy: “Hadist ini hasan gharib, kami tidak mengetahuinya kecuali dari jalan ini, sedang Haarun abu Muhammad majhuul (tidak dikenal), pada bab ini juga dari Abu Bakr as Shiddiiq, tidak shohih, sebab sanadnya lemah, dan pada bab ini juga dari Abi Hurairah radhiallahu `anhu.”

Jadi hadits tersebut memanglah hadits dha’if atau lemah, tetapi tidak sampai maudhu’ atau palsu. Bahkan At-Tarmidzi mengatakan bahwa hadits itu hasan gharib. Dalam hal fadhilah atau keutamaan suatu amal, hadits dha’if masih dapat dipakai. Karena hadits dha’if itu masih dianggap hadits atau perkataan Rasulullah SAW, hanya saja jalur periwayatannya kurang kuat. Hadits dha’if ini masih diambil sebagai hadits.

Barangsiapa menyebut hadits dha’if sebagai hadits palsu, berarti ia telah mendustakan Rasul. Hadits dha’if adalah perkataan Rasul, barangsiapa mendustakannya, berarti mendustakan perkataan Rasul. Barang siapa mendustakan perkataan Rasul, maka bersiaplah atas tempatnya di neraka. Baca Juga : Wanita Muslimah Senantiasa Bertawadhu

Dari Jundub radhiallahu `anhu berkata: berkata Rasulullahi Shollallahu `alaihi wa Sallam: “Barang siapa yang membaca “Yaasin” pada malam hari mencari Wajah Allah, Allah Tabaaraka wa Ta`aala mengampuni dosanya.”

Berkata asy Syaikh al Albaaniy: Hadist ini diriwayatkan oleh Maalik dan Ibnu as Sunniy dan Ibnu Hibban dalam “Shohih”-nya (6/312 no.2574), at Thobaraaniy di “al Mu`jamus Shoghiir” (1/149) dan “al Ausath” (4/21 no.3509). “Hati al Qur`aan adalah “Yaasin”, tidaklah membacanya seorang lelaki yang menginginkan Allah dan kehidupan akhirat; kecuali Allah Ta`aala akan memberikan ampunan baginya, bacakanlah “Yaasin” itu atas orang yang meninggal diantara kalian.”

Asy Syaikh al Albaaniy telah berkata: “Hadist ini dho`if (lemah), diriwayatkan oleh: Ahmad, Abu Daawud, an Nasaaiiy dan lafadz ini bagi an Nasaaiiy, dan Ibnu Maajah, dan al Haakim dan dishohihkan olehnya.”

Baca Juga : Makna Dua Kalimat Syahadat

Bahkan seorang salafy gigih seperti Al-Albani pun menyebut hadits ini lemah. Lalu mengapa para pengikutnya begitu keras berkata bahwa hadits-hadits ini adalah palsu? Bahkan Al-Hakim mengatakan bahwa hadits tersebut adalah shahih. Wallahu a’lam.

4 Keutamaan Dan Kelebihan Surat Al-Ikhlas

4 KEUTAMAAN DAN KELEBIHAN SURAT AL IKHLAS - Surat Al-Ikhlas adalah Surat ke-112 dalam Al-Qur an dengan fadhilah dan keutamaan yang menakjubkan. Banyak yang membahas tentang keutamaan surat al ikhlas maupun khasiat surat al ikhlas. Dalam al qur'an Surat Al ikhlas ini tergolong Surat Makkiyah, terdiri atas 4 ayat dan pokok isinya adalah menegaskan ke-Esa-an Alloh swt dan menolak segala bentuk penyekutuan terhadap-Nya.

4 Keutamaan Dan Kelebihan Surat Al-Ikhlas

Keutamaan Dan Kelebihan Surat Al-Ikhlas Pertama

Membaca Surat Al-Ikhlas Akan Di Ampuni Dosa Hutangnya
Surat Qulhuwallah, Satu ketika Rasulullah SAW melihat jenazah seorang sahabat. Sebelum bergegas melakukan sembahyang jenazah, Rasulullah SAW bertanya kepada para sahabat : “Apakah dia mempunyai tanggungan hutang?”.

“Ya, sebanyak empat dirham,” jawab sahabat.

“ Saya tidak akan sembahyang seseorang yang mati membawa hutang empat dirham,” perintah Rasulullah SAW kepada para sahabat.

Selang tidak berapa lama, Malaikat Jibril mendatangi Rasulullah SAW. “Muhammad, Allah SWT menyampaikan salam kepadamu dan berfirman, ’Aku telah mengutus Mikail dalam rupa bentuk manusia dan membayarkan hutangnya’. Jadi, sembahyangkanlah jenazah itu, orang ini telah diampuni. Dan siapa yang menyembahyangkannya, maka dia akan diampuni”.

Nabi akhirnya bertanya kepada Malaikat Jibril: ”Bagaimanakah dia mendapatkan penghormatan ini?”.

Kerana keistikamahannya (berkekalan) membaca surat al-Ikhlas seratus kali setiap hari. Baca Juga : Doa Menyembuhkan Penyakit Gila

Keutamaan Dan Kelebihan Surat Al-Ikhlas Kedua

Membaca Surat Al-Ikhlas Akan Masuk Surga
Dari A'isyah r.a., bahwasanya Nabi Muhammad sholallohu 'alaihi wasallam pernah mengutus seorang shahabat dalam sebuah pertempuran. Lalu dia mengimami sholat dan selalu membaca surat Al-Ikhlas. Tatkala mereka kembali dari pertempuran mereka adukan hal tersebut kepada Nabi Muhammad sholallohu 'alaihi wasallam.

Beliau bersabda: "Tanyakan kepadanya apa yang melatarbelakangi dia berbuat seperti itu, merekapun menanyakannya. Lalu dia pun menjawab: "Karena sesungguhnya surat Al-Ikhlas itu mengandung sifat yang dimiliki oleh Ar-Rohman (Alloh SWT) dan aku suka untuk membacanya. Maka Nabi Muhammad sholallohu 'alaihi wasallam bersabda: "Kabarkan kepadanya bahwa Alloh subhanahu wata'ala mencintainya" (HR. Al-Bukhari no.7375)

Dari Abu Hurairah r.a., beliau berkata: "Aku pernah bersama Rosululloh Muhammad sholallohu 'alaihi wasallam dan disaat itu beliau mendengar seseorang membaca Al-Ikhlas. Lalu beliau bersabda: "Dia telah mendapatkan", Abu Hurairah bertanya: "Mendapatkan apa wahai Rosululloh?" Beliau menjawab: "Al-Jannah (surga)."(HR. At Tirmidzi)

Dalam hadits yang lain beliau bersabda: "Kecintaanmu terhadap surat Al-Ikhlas memasukkanmu ke dalam al jannah." (HR. Al-Bukhari)

Keutamaan Dan Kelebihan Surat Al-Ikhlas Ketiga

Membaca Surat Al-Ikhlas 3x Sama Pahalanya Dengan Membaca Al Qur;an 30 Juz
Apakah seseorang apabila membaca Al Ikhlas sebanyak tiga kali sudah sama dengan membaca satu Al Qur’an 30 juz?.... Ada sebagian orang yang meyakini hadits di atas seperti ini.

Jawabannya:
Tidak. Karena ada suatu kaedah: “Sesuatu yang bernilai sama, belum tentu bisa menggantikan.”

Itulah surat Al Ikhlas. Surat ini sama dengan sepertiga Al Qur’an, namun tidak bisa menggantikan Al Qur’an. Salah satu buktinya adalah apabila seseorang mengulangi surat ini sebanyak tiga kali dalam shalat, tidak mungkin bisa menggantikan surat Al Fatihah (karena membaca surat Al Fatihah adalah rukun shalat, pen). Surat Al Ikhlas tidak mencukupi atau tidak bisa menggantikan sepertiga Al Qur’an, namun dia hanya bernilai sama dengan sepertiganya.
Bukti lainnya adalah seperti hadits :

مَنْ قَالَ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ عَشْرَ مِرَارٍ كَانَ كَمَنْ أَعْتَقَ أَرْبَعَةَ أَنْفُسٍ مِنْ وَلَدِ إِسْمَاعِيلَ

”Barangsiapa mengucapkan (لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ) sebanyak sepuluh kali, maka dia seperti memerdekakan emat budak keturunan Isma’il.”
(HR. Muslim no. 7020)

Pertanyaannya : Apakah jika seseorang memiliki kewajiban kafaroh, dia cukup membaca dzikir ini?

Jawabannya :
Tidak cukup dia membaca dzikir ini. Karena sesuatu yang bernilai sama belum tentu bisa menggantikan.
(Diringkas dari Syarh Al Aqidah Al Wasithiyyah 97-98, Tafsir Juz ‘Amma 293)

Keutamaan Dan Kelebihan Surat Al-Ikhlas Keempat

Membaca Surat Al-Ikhlas Mendapatkan Rumah Di Surga
Membaca Al-Ikhlas 10x menyebabkan Allah membangunkan rumah di surga.

“Barang siapa membaca surah al Ikhlash hingga selesai 10x, maka Allah membangunkan baginya sebuah rumah di surga.”
[HR. Ahmad]

Baca Juga : Bila Orang Kafir Mengucapkan Salam

Monday, 17 December 2012

Waktu Afdhol Membaca Al Quran

Waktu Afdhol Membaca Al Quran
Sebetulnya tidak ada ketentuan tentang kapan harus membaca Al Quran. Saat kapan pun kita bisa membaca Al Quran, bisa setelah shalat fardu atau shalat sunat atau di sela-sela kesibukan kerja, di rumah, di masjid bahkan di tempat kerja pun, kecuali bagi mereka yang memang terlarang membaca Al Quran seperti orang yang sedang haidl.
Waktu Afdhol Membaca Al Quran
Membaca Al Quran
Di sini akan Saya kemukakan tentang waktu-waktu yang paling utama untuk membaca Al Quran sehingga kita bisa memilih kapan waktu yang terbaik untuk tilawatil Quran. Berikut tingkatan waktu membaca Al Quran dari yang tertinggi derajat keutamaannya :
  • Imam Nawawi r.a menyatakan bahwa waktu yang terafdhol untuk membaca Al Quran adalah ketika shalat yakni ketika setelah membaca surat fatihah pada rakaat 1 dan 2. Tidak ada ketentuan harus surat apa dan berapa ayat yang dibaca, bebas tergantung pribadi masing-masing, bisa dihafal terlebih dahulu ataupun sambil memegang Al Quran.
  • Seperdua malam yang terakhir, karena saat ini adalah saat ijabah du'a dan aman dari sifat riya ketika membacanya.
  • Seperdua malam yang pertama terutama sesudah shalat maghrib.
  • Sesudah shalat subuh.
Disunatkan juga untuk lebih memperbanyak membaca Al Quran melebihi kebiasaan pada waktu-waktu di bawah ini.
  1. Hari Jumat, Senin dan Kamis.
  2. Awal bulan Zulhijjah terutama Hari Arafah.
  3. Bulan Ramadlan terutama 10 hari terakhir.
Keterangan ini Saya ambil dari kitab Khazinatul Asrar hal 52 karya Ustad Sayyid Muhammad Haqqi An Nazili.

Sunday, 16 December 2012

Ayat Al Kursi

Ayat Al Kursi Artinya :

Allah tidak ada Tuhan melainkan Dia yang Maha Kekal lagi terus menerus mengurus makhlukNya, tidak mengantuk dan tidak tidur KepunyaanNya apa yang di langit dan di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izinNya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang meraka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendakiNya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi, Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. (QS : Al-Baqarah : 255)

Beberapa khasiat Ayat Al-Kursi :

* Sesiapa yang membaca ayat Kursi dengan khusyuk setiap kali selepas sholat fardhu, setiap pagi dan petang, setiap kali keluar masuk rumah atau hendak musafir, insyaAllah akan terpeliharalah dirinya dari godaan syaitan, kejahatan manusia, binatang buas yang akan memudaratkan dirinya bahkan keluarga, anak-anak, harta bendanya juga akan terpelihara dengan izin Allah s.w.t.

* Mengikut keterangan dari kitab “Asraarul Mufidah” sesiapa mengamalkan membacanya setiap hari sebanyak 18 kali maka akan dibukakan dadanya dengan berbagai hikmah, dimurahkan rezekinya, dinaikkan darjatnya dan diberikannya pengaruh sehingga semua orang akan menghormatinya serta terpelihara ia dari segala bencana dengan izin Allah.

* Syeikh Abu Abbas ada menerangkan, siapa yang membacanya sebanyak 50 kali lalu ditiupkannya pada air hujan kemudian diminumnya, Insya-Allah, Allah akan mencerdaskan akal fikirannya serta memudahkannya menerima ilmu pengetahuan.

* Rasullullah s.a.w. bersabda bermaksud: “Sesiapa pulang ke rumahnya serta membaca ayat Kursi, Allah hilangkan segala kefakiran di depan matanya.

* Sabda baginda lagi; “Umatku yang membaca ayat Kursi 12 kali pada pagi jumaat, kemudian berwuduk dan sembahyang sunat dua rakaat, Allah memeliharanya daripada kejahatan syaitan dan kejahatan pembesar.”

* Orang yang selalu membaca ayat Kursi dicintai dan dipelihara Allah sebagaimana DIA memelihara Nabi Muhammad.

* Mereka yang beramal dengan bacaan ayat Kursi akan mendapat pertolongan serta perlindungan Allah daripada gangguan serta hasutan syaitan.

* Pengamal ayat Kursi juga, dengan izin Allah, akan terhindar daripada pencerobohan pencuri. Ayat Kursi menjadi benteng yang kuat menyekat pencuri daripada memasuki rumah.

* Mengamalkan bacaan ayat Kursi juga akan memberikan keselamatan ketika dalam perjalanannya.

* Ayat Kursi yang dibaca dengan penuh khusyuk, insya-Allah akan menyebabkan syaitan dan jin terbakar.

* Jika anda berpindah ke rumah baru maka pada malam pertama anda menduduki rumah itu sebaiknya anda membaca ayat Kursi 100 kali, insya-Allah mudah-mudahan anda sekeluarga terhindar daripada gangguan lahir dan batin.

* Barang siapa membaca ayat Al-Kursi apabila berbaring di tempat tidurnya, Allah mewakilkan 2 orang Malaikat memeliharanya hingga subuh.

* Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir setiap sembahyang Fardhu, ia akan berada dalam lindungan Allah hingga sholat yang lain.

* Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir tiap sholat, tidak menegah akan dia daripada masuk syurga kecuali maut, dan barang siapa membacanya ketika hendak tidur, Allah memelihara akan dia ke atas rumahnya, rumah jirannya & ahli rumah2 di sekitarnya.

* Barang siapa membaca ayat Al-Kursi diakhir tiap-tiap sholat Fardhu, Allah menganugerahkan dia hati-hati orang yang bersyukur perbuatan2 orang yang benar, pahala nabi2 juga Allah melimpahkan padanya rahmat.

* Barang siapa membaca ayat Al-Kursi sebelum keluar rumahnya, maka Allah mengutuskan 70,000 Malaikat kepadanya, mereka semua memohon keampunan dan mendoakan baginya.

* Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir sembahyang Allah azza wajalla akan mengendalikan pengambilan rohnya dan ia adalah seperti orang yang berperang bersama nabi Allah sehingga mati syahid.

* Barang siapa yang membaca ayat al-Kursi ketika dalam kesempitan niscaya Allah berkenan memberi pertolongan kepadanya Dari Abdullah bin ‘Amr r.a.

Surah al Falaq

Surah al Falaq Surah Al-Falaq (سورة الفلق) adalah surah yang tergolong surah Makkiyah selepas Surah Al-Fiil. Surah ini mengandungi lima ayat dan diletakkan dalam susunan surah sebagai surah yang ke 113.

Arti Surah Al Falaq

Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.

1. Katakanlah (wahai Muhammad): Aku berlindung kepada (Allah) Tuhan yang menciptakan sekalian makhluk.
2. Dari bencana makhluk-makhluk yang Dia ciptakan.
3. Dari bahaya gelap apabila ia masuk.
4. Dari kejahatan makhluk-makhluk yang menghembus-hembus pada simpulan-simpulan (dan ikatan-ikatan).
5. Serta dari kejahatan orang yang dengki apabila dia melakukan dengkinya.
Kisah Penurunan Surah Al-Falaq

Seorang Arab Yahudi bernama Labid ibn Asim yang merupakan antara munafiq telah mengenakan Ilmu Hitam (sihir) kepada Nabi Muhammad s.a.w. Dia telah mengambil rambut baginda dan membuat sebelas ikatan (simpulan) dan meletakkanya di bawah batu berhampiran telaga bernama Zarwan. Akibatnya, Nabi Muhammad s.a.w. telah mengalami kekeliruan dan was-was tentang perkara yang telah dilakukan dan belum dilakukan baginda (walaupun ia tidak mempengaruhi ajaran dan sifat kenabian baginda).

Maka, malaikat Jibrail turun menghadap baginda dan memberitahu perkara yang sebenar dan menyampaikan dua surah yaitu Surah al-Falaq dan Surah An-Nas. Baginda bersama para sahabat baginda pergi ke telaga tersebut dan mengalihkan simpulan rambut tersebut. Ketika setiap kali surah dibaca, simpulan itu terurai dengan sendirinya dan ketika simpulan yang kesebelas terurai, baginda telah bebas dari pengaruh ilmu hitam tersebut. (Rujukan: Tafsir Ibn Kathir & Ma’arif al-Qur’an)

Saturday, 31 March 2012

Jumlah Huruf Dalam Al-Qur'an

Al-Qur'an (kuasa-illahi.web.id)- Gairah intelektualitas para Ulama masa lalu memang membuat kita mengeleng-gelengkan kepala. Terkadang sesuatu yang kita tidak anggap penting, namun ternyata tidak luput dari ide-ide kreatif yang mereka ciptakan. Jumlah Huruf Dalam Al-Qur'an.
Jumlah Huruf Dalam Al-Qur'an
Dan ternyata hal-hal yang dianggap tidak penting itu memiliki tempat khusus di dalam hati para generasi berikutnya. Bahkan, juga kadang menjadi data penting yang cukup jarang diketahui. Salah satunya hasil penelitian seorang sekaliber Imam an-Nasafi yang meneliti jumlah huruf dalam kitab suci al-Qura'n!!!.

Kalau yang dihitung adalah jumlah surat atau kalimat, masih wajar. Tapi kalau menghitung jumlah huruf, cukup rumit juga, kan? Dan ternyata itu yang dilakukan oleh an-Nasafi....

Hasil penelitiannya ini ditulis dalam kitab Majmu al Ulum wa Mathli?u an Nujum dan dikutip oleh Imam Ibn ?Arabi dalam mukaddimah al-Futuhuat al Ilahiyah karangannya sendiri.

Berikut ini uraiannya dan huruf-huruf diurut sesuai dengan banyaknya :
  • Alif : 48740 huruf,
  • Lam : 33922 huruf,
  • Mim : 28922 huruf,
  • Ha' : 26925 huruf,
  • Ya' : 25717 huruf,
  • Wawu : 25506 huruf,
  • Nun : 17000 huruf,
  • Lam alif : 14707 huruf,
  • Ba' : 11420 huruf,
  • Tsa' : 10480 huruf,
  • Fa' : 9813 huruf,
  • Ain : 9470 huruf,
  • Qaf : 8099 huruf,
  • Kaf : 8022 huruf,
  • Dal : 5998 huruf,
  • Sin : 5799 huruf,
  • Dzal : 4934 huruf,
  • Ha : 4138 huruf,
  • Jim : 3322 huruf,
  • Shad : 2780 huruf,
  • Ra' : 2206 huruf,
  • Syin : 2115 huruf,
  • Dhadl : 1822 huruf,
  • Zai : 1680 huruf,
  • Kha' : 1503 huruf,
  • Ta' : 1404 huruf,
  • Ghain : 1229 huruf,
  • Tha' : 1204 huruf
  • Dan terakhir Dza' : 842 huruf.
Jumlah total semua huruf dalam al-Qura'n sebanyak satu juta dua puluh tujuh ribu. Jumlah total ini sudah termasuk jumlah huruf ayat yang di-nusakh. Subhanallah yah.

Sunday, 19 February 2012

Bukti Kebenaran Al-qur'an

Allah mengutus Nabi Muhammad SAW sebagai rasul untuk seluruh dunia sebagaimana yang difirmankan Allah di dalam al-Quran,

"Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuknya rahmat bagi sernesta alam. " (QS al-Anbiyaa' : 107)

AL QURAN
Dan Nabi Muhammad SAW juga utusan Allah untuk orang Badui yang tinggal di gurun sebagaimana dia utusan Allah untuk ilmuwan sekarang ini yang dipenuhi alat-alat laboratorium modern. Dia adalah utusan Allah untuk semua manusia di setiap saat. Sebelum Nabi Muhammad SAW setiap rasul diutus semata-mata untuk kaumnya sendiri. . .

"Kamu hanyalah seorang pemberi peringatan, dan bagi tiap-tiap kaum ada orang yang memberi petunjuk. " (QS ar-Ra'ad : 7)

Akan tetapi, pesan Nabi Muhammad SAW adalah un­tuk seluruh umat manusia, dan untuk alasan itulah Allah memberi bukti yang mendukung pesan Nabi Muhammad SAW Bukti ini berbeda dengan bukti-bukti yang diberikan kepada nabi-nabi sebelumnya. Bukti kerasulan yang terdahulu hanya dilihat pada zamannya dan kemungkinan generasi setelah mereka. Kemudian Allah menurunkan rasul yang baru, yang didukung dengan keajaiban-keajaiban baru, untuk membangkitkan kepercayaan kaumnya. Akan tetapi, Nabi Muhammad SAW karena dipersiapkan sebagai rasul yang terakhir sampai Hari Kebangkitan, Allah memberinya mukjizat yang abadi sebagai bukti yang mendukung, yaitu al-Quran.

Jika kita bertanya kepada orang Yahudi atau Nasrani yang menunjukkan kepada kita mukjizat Nabi Musa AS atau Nabi Isa AS yang mungkin sebagai berkah dan perjanjian Allah kepada mereka, maka keduanya akan menyampaikan ini tidak dalam jangkauan manusia un­tuk mempertunjukkan kembali beberapa mukjizat sekarang. Nabi Musa memiliki mukjizat tongkat yang tidak dapat diciptakan atau Nabi Isa AS diminta untuk menghidupkan kembali orang dari kematian. Untuk kita sekarang, mukjizat-mukjizat ini tidak lebih hanya menjadi laporan sejarah. Tetapi jika seorang Islam ditanya tentang mukjizat terbesar Nabi Muhamad SAW dia dapat menunjukkan al-Quran. Al-Quran adalah sebuah mukjizat yang meninggalkan bekas di tangan kita. Al-Quran adalah buku yang terbuka untuk semua orang untuk mengujinya.
Sebagaimana firman Allah di dalam al-Quran:

"Katakanlah : Apakah keterangan (saksi) yang paling besar? Katakanlah: Allah, Dia men­jadi saksi antara aku dan kamu. Dan al-Quran ini diwahyukan kepadaku, supaya dengan itu aku dapat memberi pengertian kepadamu dan kepada orang-orang yang sampai al-Quran kepadanya. " (QS al-An'am : 19)

Alam yang menakjubkan dari al-Quran di mana terletak pengetahuan di dalamnya. Allah Yang Maha Agung berfirman :

". . . tetapi Allah mengakui al-Quran yang diturunkan Nya kepadamu (Muhammad), Al­lah menurunkannya dengan ilmu Nya. " (QS an­Nisa : 166)

Oleh karena itu, para ilmuwan di zaman kita dan para sarjana, profesor di beberapa universitas yang memimpin pemikiran manusia, memiliki kesempatan untuk menguji pengetahuan yang ditemukan dalam firman Allah. Pada zaman sekarang, para ilmuwan telah mengungguli dalam penemuan alam semesta, akan tetapi al-Quran lebih dulu telah menjelaskan alam semesta dan sifat alami manusia sebelumnya. Sehingga, apa hasilnya?

Kami menghadirkan Profesor Emeritus Keith Moore, salah satu dari ilmuwan dunia yang terkemuka dalam bidang Anatomi dan Embriologi. Kami bertanya kepada Profesor Moore untuk memberikan analisis ilmiah dari beberapa versi al-Quran secara spesifik kepada kita dan hadis mengenai lapangannya secara khusus.

ProfesorMoore adalah penulis buku yang berjudul "The Development Human". Dia adalah Profiesor Emeritus ahli Anatomi dan Sel Biologi Universitas Toronto, Kanada, di mana dia Ketua Jurusan Basic Sciences, Fakultas Kesehatan, dan selama 8 tahun Ketua Jurusan Anatomi. Prof. Moore sebelumnya juga mengabdi pada Universitas Winndipeg, Kanada, selama sebelas tahun. Dia mengepalai beberapa Internasional Associations of Anatomist and the Counalofthe Union of Biological Science. Profesor Moore juga terpilih anggota Royal Medical Associations of Canada, the Intemational Academy of Cytology, the Union of American Anatomist dan the Union of North dan South American Anatomist, dan pada tahun 1984 menerima penghargaan yang terkenal dalam bidang anatomi di Kanada, JCB Grant Award dari the Canadian Association of Anatomist. Dia menerbitkan beberapa buku di klinik Anatomi dan Embriologi, delapan dari buku ini digunakan sebagai referensi di sekolah medis dan talah diterjemahkaii ke dalam enam bahasa.

Ketika kami bertanya kepada Profesor Moore untuk memberikan analisis kepada kami tentang ayat al-Quran dan sabda nabi, maka dia terkejut. Dia heran bagaimana Nabi Muhammad SAW pada 14 abad yang lalu dapat mendeskripsikan embrio dan fase perkembangannya secara detail dan akurat, yang mana para ilmuwan untuk mengetahui hal itu baru tiga puluh tahun terakhir. Akan tetapi, keterkejutan Profesor Moore itu berkembang begitu cepat menjadi kekaguman terhadap wahyu dan petunjuk ini. Dia memperkenalkan sudut pandang ini secara intelektual dan lingkungan ilmiah. Dia juga memberi sebuah surat pada kesesuaian embriologi modern dengan al-Quran dan Sunnah, di mana dia menyatakan sebagai berikut: "Ini merupakan kesenangan yang besar bagi saya untuk membantu mengklarifikasi pernyataan di dalam al-Quran tentang perkembangan manusia. Telah jelas bagi saya bahwa pernyataan yang datang kepada Nabi Muhammad pasti dari Allah atau Tuhan sebab hampir semua pengetahuan tidak ditemukan sampai beberapa abad terakhir. Hal ini menunjukkan bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah. "

Pertimbangan yang terkenal dan dihormati ilmuwan embriologi ini dinyatakan atas pembelajaran ayat al-Quran sesuai dengan disiplinnya. Dan kesimpulannya bahwa Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah. Allah berfirman di dalam al-Quran tentang tingkatan penciptaan manusia:

"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik. " (QS al-Mukminun : 12-14)

Kata alaqah dalam bahasa Arab memiliki tiga arti. Pertama, berarti pacet atau lintah; kedua, berarti sesuatu yang tertutup; dan ketiga, berarti segumpal darah.

Dalam perbandingan lintah air tawar dengan em­brio pada tingkat alaqah, Profesor Moore menemukan persamaan yang besar di antara keduanya. Dia menyimpulkan bahwa embrio selama tingkatan alaqah kenampakannya mirip dengan lintah itu. Profesor Moore menempatkan gambar sisi embrio dengan sisi gambar seekor lintah. Dia memperlihatkan gambar gambar ini kepada para ilmuwan di beberapa konferensi.

Arti kedua dari kata alaqah adalah sesuatu yang tergantung. Hal ini dapat kita lihat dalam penggabungan embrio dengan uterus dalam rahim ibu selarna masa alaqah. Arti ketiga kata alaqah adalah segumpal darah. Hal ini berarti, sebagaimana yang diungkapkan Profesor Moore, bahwa embrio selama selama fase alaqah melalui kejadian di dalam, seperti formasi darah di dalam pembuluh darah tertutup, sampai putaran metabolisme yang dilengkapi dengan plasenta. Selama fase alaqah, darah ditarik di dalam pembuluh darah tertutup dan itulah mengapa embrio tampak seperti segumpal darah, tampak juga seperti lintah. Kedua deskripsi itu dijelaskan secara menakjubkan dengan kata alaqah di dalam al-Quran.

Bagaimana Nabi Muhammad SAW kemungkinan telah mengetahui dirinya. Profesor Moore juga mempelajari embrio saat fase mudghah (gumpalan seperti zat/ substansi). Dia mengambil lempengan tanah liat yang kasar dan mengunyahnya ke dalam mulut. Kemudian membandingkan lempengan itu dengan sebuah gambar embrio saat fase mudghah. Profesor Moore me­nyimpullkan bahwa embrio saat fase mudghah tampak jelas seperti gumpalan zat. Beberapa majalah di Kanada menerbitkan beberapa pernyataan Profesor Moore. Lagi pula, dia menjelaskan dalam tiga acara TV di mana dia menyoroti kesesuaian ilmu pengetahuan modern dengan apa yang tersebut di dalam al-Quran selama 1400 tahun. Akibatnya, Profesor Moore ditanya dengan pertanyaan seperti berikut: "Apakah hal ini berarti kamu percaya bahwa al-Quran itu firman Allah?" Kemudian beliau menjawab: "Saya tidak menemukan kesulitan dalam penemuan hal ini." Profesor Moore juga ditanya: "Bagaimana Anda percaya dengan Nabi Muhammad SAW jika Anda masih percaya dengan Yesus Kristus?" Dia menjawab: "Saya percaya keduanya, karena keduanya dari sekolah yang sama."

Dengan demikian, semua ilmuwan modern yang ada di dunia sekarang ini datang untuk mengetahui bahwa al-Quran itu adalah pengetahuan yang diturunkan dari Allah.

"Akan tetapi Allah mengakui al Quran yang diturunkan-Nya kepadamu. Allah menurunkannya dengan ilmu Nya. . . . . .. " (QS an Nisa : 166)

Hal ini juga diikuti bahwa ilmuwan modern tidak menemukan kesulitan dalam mengakui bahwa Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah.

Dikutip dari buku "Bukti Kebenaran Quran", Oleh : Abdullah M. Rehaili