Tuesday, 30 April 2013

BERWAJAH SETAN


Pada suatu hari di negeri antah berantah, hidup seorang Raja yang sangat bengis. Ia sangat kejam dan sewenang-wenang. Tak segan-segan ia menjatuhkan hukuman mati, baik kepada rakyat maupun pengikutnya dengan alasan kurang jelas.

Raja itu tidak pernah mau dikritik. Selalu merasa benar adalah ciri khasnya. Pokoknya semuanya harus dikerjakan sesuai dengan keinginan dia, jika tidak, nyawa konsekwensinya.

Pada suatu saat, Sang Raja memiliki ambisi untuk menaklukkan dan menguasai negeri tetangga. Raja tahu betul bahwa negeri tetangga itu adalah kerajaan yang cukup kuat, prajuritnya berjumlah puluhan ribu orang, dan mereka memiliki seorang pemimpin yang sangat ahli dalam strategi perang.

Secepat mungkin Raja langsung menerapkan wajib militer bagi rakyatnya, tapi ternyata kekuatan perang yang ia miliki tetap tidak sepadan dengan musuhnya.

“Cobalah baginda menghubungi Nasredin” Salah satu penasehatnya berkata,”Dia adalah seorang bijaksana. Kata orang, dia bisa mengalahkan puluhan setan - cukup dengan berkata-kata saja”.

Dengan setengah tidak percaya, Raja segera datang menemui Nasredin.
“Kamu Nasredin ?” Raja bertanya. “Kata orang, kau adalah orang yang penuh pengetahuan, memiliki mantra dan kekuatan ajaib. Mereka bahkan mengatakan kalau kau adalah penakluk setan. Apakah benar itu ?”

“Begitulah kata orang” jawab Nasredin sekenanya.
“Kalau begitu, coba tunjukkan bagaimana wajah setan itu sendiri !” Seru Sang Raja dengan jengkel.

“Baiklah Paduka.” jawab Nasredin sambil tersenyum. Ia menyodorkan cermin kepada Raja dan berkata, “Silahkan paduka melihatnya sendiri.”

RENUNGAN:
ketika kita tidak mampu mengontrol emosi, saat itulah setan sedang bersemayam dalam diri kita

SEVEN WORDS


Aku tahu aku berbeda dari anak-anak lain. Dan aku amat membencinya. Ketika aku mulai bersekolah, teman-teman selalu mengejekku, maka aku semakin tahu perbedaan diriku. Aku dilahirkan dengan cacat. Langit-langit mulutku terbelah.Ya, aku adalah seorang gadis kecil dengan bibir sumbing, hidung bengkok, gigi yang tak rata. Bila berbicara suaraku sumbang, sengau dan kacau. Bahkan aku tak bisa meniup balon bila tak kupejet hidungku erat-erat.

Jika aku minum menggunakan sedotan, air akan mengucur begitu saja lewat hidungku. Bila ada teman sekolahku bertanya, “Bibirmu itu kenapa?” Aku katakan bahwa ketika bayi aku terjatuh dan sebilah pecahan beling telah membelah bibirku.

Sepertinya aku lebih suka alasan ini daripada mengatakan bahwa aku cacat semenjak lahir. Saat berusia tujuh tahun aku yakin tidak ada orang selain keluargaku yang mencintai aku. Bahkan tidak ada yang mau menyukaiku.

Saat itu aku naik ke kelas dua dan bertemu dengan bu Leonard. Aku tak tahu apa nama lengkapnya. Aku hanya memanggilnya bu Leonard. Beliau berparas bundar, cantik dan selalu harum. Tangannya gemuk. Rambutnya coklat keperakan. Matanya hitam lembut yang senantiasa tampak tersenyum meski bibirnya tidak. Setiap anak menyukainya. Tetapi tak ada yang menyintainya lebih daripada aku. Dan aku punya alasan tersendiri untuk itu.

Pada suatu ketika sekolah melakukan test kemampuan pendengaran; yaitu mendengar kata yang dibisikkan dengan satu telinga ditutup bergantian. Terus terang sulit bagiku untuk mendengar suara-suara dengan satu telinga. Tidak ada orang yang tahu akan cacatku yang satu ini. Aku tak mau gagal pada test ini lalu menjadi satu-satunya anak dengan segala cacat di sekujur tubuhnya.

Maka aku mencari akal untuk menyusun rencana curang. Aku perhatikan setiap murid yang ditest. Test berlangsung demikian: setiap murid diminta berjalan ke pintu kelas, membalikkan tubuh, menutup satu telinganya dengan jari, kemudian bu guru akan membisikkan sesuatu dari mejanya tulisnya. Lalu murid diminta untuk mengulangi perkataan bu guru. Hal yang sama dilakukan pada telinga yang satunya. Aku menyadari ternyata tak ada seorang pun yang mengawasi apakah telinga itu ditutup dengan rapat atau tidak. Kalau begitu aku akan berpura-pura saja menutup telingaku. Selain itu aku tahu dari cerita murid-murid yang lain bu guru biasanya membisikkan kata-kata seperti, “Langit itu biru” atau “Apakah kau punya sepatu baru?”.

Kini tiba pada giliran terakhir; giliranku. Aku berjalan ke luar kelas, membalikkan tubuh lalu menutup telingaku yang cacat itu dengan kuat tetapi kemudian perlahan-lahan merenggangkannya sehingga aku bisa mendengar kata-kata yang dibisikkan oleh bu guru.

Aku menunggu dengan berdebar-debar kata-kata apa yang akan dibisikkan oleh bu Leonard. Dan bu Leonard, bu guru yang cantik dan harum, bu guru yang aku cintai itu, membisikkan tujuh buah kata yang aku telah mengubah hidupku selamanya. Ia berbisik dengan lembut, “Maukah kau jadi putriku, wahai gadis manis?” Tanpa sadar aku berbalik, berlari, memeluk bu Leonard erat-erat, dan membiarkan seluruh air mataku tumpah di tubuhnya.

RENUNGAN:

Sangat mudah mencintai orang yang sehat, sempurna, cerdas, baik hati, cerdas dsb...
Tetapi mencintai orang yang tidak sempurna, cacat, miskin sederhana, kumuh, nakal... dengan segala keterbatasannya.. sangat-sangat tidak mudah....
Dibutuhkan orang biasa untuk mencintai orang yang baik dan sempurna, tetapi hanya orang hebat yang berani membagi cinta dengan orang yang tidak sempurna.

Disekitar kita banyak orang yang mengalami situasi sulit seperti itu, bahkan mungkin menjadi tetangga anda..
Keberadaan orang yang "kurang" tersebut, mungkin saja terabaikan atau diabaikan oleh lingkungan bahkan keluarganya..

Pertanyaannya adalah BERANIKAH ANDA TERPANGGIL UNTUK MENCINTAI MEREKA ?

Sunday, 14 April 2013

AKU ADALAH TUHAN BAGI DIRIKU SENDIRI ?


AkuLah derita, Aku bahagia, Akulah gelak tawa
Dan aku airmata, Aku binatang, Akulah setan..
Untuk diriku sendiri aku adalah tuhan
hati pikiran dan indraku adalah miliku

atas nama jiwa , atas nama diri,
aku tuhan untuk diriku sendiri

Kulangkahkan kakiku menuju surga
Kulangkahkan kakiku menuju neraka!
setiap hak yang ku hirup adalah hak
setiap hak yang ku miliki kan ku genggam

atas nama jiwa , atas nama diri,
aku tuhan untuk diriku sendiri

Kalian mencoba merubah takdirku
Dengan menyeret rentanya sayap jiwaku
Mencoba membungkam nafas pikiranku
Caci makiku untuk kalian.

Bebaskan hempaskan setiap rantai kekang di otakmu
Bebaskan hempaskan setiap caci maki yang terucap
Teriakan setiap nafasmu..

HHmmm.. memang terdengar kontroversi sekali lirik ini, bahkan ada yg bilang itu band atheist, itu adalah kutipan band beside.(yg lagunya sih aQ gk suka banget dengernya, tapi kata2nya mengena sekali untuk dijaman sekarang yang menuntus logika dan ilmu pengetahuan) just like movie Bruce all mighty.

Sebenernya dalam bahasa indonesia tuh cakupan Tuhan luas (menurut saya), yg maha kuasa atas segalanya,atau apalah.. tp Allah s.w.t cuma satu cakupannya dan temen2 tau apa itu,dan itu berdasarkan pengalaman kita sehari2 mungkin pengalaman kalian juga.

Simple sih.. dimana terkadang dalam hari2 kita di isi oleh suatu hal yg kadang kita benci dan gk pernah mau buat ngejalanin hal itu.

Mungkin 1 contoh mudahnya, agar mudah dimengerti! seperti kamu di paksa nikah ama orang yg kamu gk pernah suka, pasangan kamu bibirnya sumbing misalnya hahaha ^_^ ... tp orang tua kamu maksa abis2an seakan mereka tuh tau apa yg terbaik buat kamu, atau kamu dipaksa untuk pindah agama misalnya.. padahal kamu gk pernah yakin dengan agama yg mereka paksain buat kamu!! apa kalian mau hidup di kendalikan orang2 sekitar kamu?

Padahal kamu lebih tau apa yg kamu inginkan, dan tau yg kamu inginkan itu adalah yg terbaik buat kalian.. selama itu tidak merugikan orang lain! lakukan apa yg kalian mau (selama itu tidak mengganggu dan tidak merugikan pihak lain) !! Karna kamu Maha kuasa atas diri kamu sendiri. pikiran kamu panca indra kamu selama kamu hidup didunia.. itu milik kamu, sekali lagi.. kamu punya kuasa atas diri kalian sendiri untuk menentukan mau jadi apa kalian nanti, di ibaratkan kalian Tuhan untuk diri kalian sendiri. (garis bawahi di DI IBARATKAN !!)

Intinya kebebasan.., intinya tentang sebuah HAK.. kalian mau jadi sampah bagi masyarakat, kalian mau jadi malaikat buat hidup kalian,bahkan kalian mau jadi setan sekalipun.. bebaskan!!

kalian punya kuasa penuh buat diri kamu sendiri. Kalian adalah Tuhan buat diri kalian sendiri kalian Maha kuasa untuk diri kalian sendiri.

Seperti kata almarhum ivan scumbag : baik buruk ini jalan hidupku!! menurut saya itu emang bener..

Apa ini ada sangkut pautnya dengan atheist ?? apa ini ada sangkut pautnya dengan SARA atau penodaan agama?? jauh..

Tidak ada indikasi berbicara soal penodaan. aku adalah Tuhan membicarakan HAK atau kebebasan! bukan menyamaratakan diri kita dengan Tuhan, untuk masalah kenapa saya milih judul AKU ADALAH TUHAN BAGI DIRIKU SENDIRI ? itu juga sebuah HAK, kebebasan berekspresi.. baca dulu lyricnya.. don't judge a book from the cover, ini zaman maju teman bukan jaman purba..^_^ peace yoo!!